Part of Life

Live. Problems. Patient. Happiness. Are part of life. Semua hanya tentang bagaimana bersikap dan menyikapi. Dan semua hanya tentang perubahan. Bagaimana merubah sikap ketika adanya perubahan dari bahagia menjadi sedih? Dan sebaliknya. Atau dari mampu menjadi tidak mampu? Dan sebaliknya. Manusia hanya seorang Makhluk. Peraga dari setiap skenario Tuhan.

Berbicara tentang skenario Tuhan. Pernah percaya pada peramal? Atau pada sebuah ramalan?

Dulu, sebelum menikah.. saya pernah diramal seseorang bapak tua. Beliau berkata kalau saya akan menjadi orang kaya(Aamiinn..), mempunyai jodoh orang sesama suku. Ada juga yang meramal ujian akan datang setelah saya menikah. Saya sebenarnya gak terlalu percaya hal itu. Dan jika saya mempercayai hal tsb bisa jadi saya adalah peraga dari manusia lain. MasyaAllah..

Setelah menikah ujian memang datang begitu berat. Tapi saya yakin jika semuanya akan bisa diselesaikan dg baik.

Sekarang yang terpenting dalam hidup adalah selalu berfikir positif tentang apapun. Se-kesal apapun yang terjadi pada kita. Berfikirlah positif dan membenarkan selalu perilaku orang yang kita hadapi tsb. Itu berarti kita tidak terpengaruh sama perilaku orang yang membuat kesal kepada kita. Dan pada saatnya nanti, kita dapati diri kita lebih baik dan mendapat kedudukan tertinggi disisi Allah SWT karena perilaku dan aktifitas kita.

Cheers..
MY

Advertisements

Forgive & Forget

Holaaa… long time no write here!
Gak kerasa, tepat sebulan lagi dari hari ini we will be getting married…! Shock gak nyangka.. tapi beginilah cara Allah memberikan surprised. Sungguh beruntungnya diri ini yang selalu dikasih hadiah yang indah di kehidupanku selama ini. Alhmdulilah..

Saya sedikit bermasalah dengan perasaan. Mungkin orang yg sudah kenal lebih dekat akan berbicara saya adalah orang perasa (sensitif). Actually this is true! Jika boleh saya bercerita, saya merasa sakit hati kepada seorang pria yang entah katanya dulu tidak mau pacaran atau bahkan menjalin hubungan lebih serius dg saya. Alasannya : tidak mau menyakiti saya. Mungkin itu hanya sekedar kamuflase saja untuk menolak saya. Tapi saya lebih memilih sakit hati karena jujur daripada sakit hati karena munafik. MasyaAllah.. semoga Allah bersedia mengampuni engkau wahai fulan.. Apa salahnya bilang : “aku tidak ada perasaan apapun sama kamu. Lebih baik kita berteman saja” yg pada akhirnya aku tau dia sudah mempunyai pacar.

Mungkin memang sikapku sudah bisa memaafkan. Tapi jauh dilubuk hatiku semoga Allah memberikan engkau hidayahnya yaa fulan.. saya belum bisa menerima perlakuanmu seperti itu.

Sakit memang.. sedih iya.. aku telah dibodohi! Semoga engkau menjadi lebih baik ya kawan..

Forgive & forget mungkin hal terbaik yang bisa dilakukan agar bisa berdamai dengan diri sendiri. Semoga tidak akan ada lagi kata galau menunggu sesuatu yang tidak pasti setelah ini. Yg ada bagaimana saya bisa menjadi istri & ibu yang baik untuk suamiku dan keluargaku.

Dan semoga, setelah masa nya nanti mungkin kita bisa bertemu dan mengingat moment ini di kehidupan yang lebih baik.

Sincerely,
MY

Change

A change will always be. Humanity of condition, environment, or other think will make a change come early or lately. Basically,  when someone take a regulation or rule of their life, they will be choose an option for facing it. Change or not, isn’t it?

Thought there is difficult or easy to get of the change. Why the people come with white others? Is there any people can makes a change? Hei, i think it just an ego of that. Are you thinking about how the feeling’s people if the sense are showed up to each other? It just make the people hurt or may will catch worst relationship.

Gays, be carefull with ur spoken or attitude. Even you just showed it with body language if you dislike other people, it will take the bad feeling to people who in your front. Soon or late, that people will assume you are bad person in the world. 😈

Keep ur personality as well. May be you can getting any helped from people who you are bad in. Or you just have the change to change their world! Bravo!!

Karena Dia bukan Aku

Aku bersyukur, Allah senantiasa menjaga dan melindungi imanku ketika aku dihadapkan dengan masalah. Mungkin ini bukan suatu ujian dariNya tapi ini suatu teguran agar aku bisa lebih berhati-hati bertindak untuk kehidupanku.

Menilik dan melihat ke belakang. Memang banyak sekali orang yang tidak sepaham dg kita, termasuk keluarga kita sendiri. Tapi setidaknya aku bisa memberikan mereka pengertian tentang hal-hal yang sedang aku hadapi.. Apalagi sahabat, teman dan orang yg kita kenal.

Kata pepatah juga menyebutkan: “minyak akan menyatu dengan minyak, dan air akan menyatu dengan air”. Itu artinya manusia hanya akan berkumpul dg watak dan kepribadian yg sama.

Walaupun secara naluriah, aku akan menghormati dia, memberikan toleransi. Tetapi nyata nya aku telah dimanfaatkannya. Alot of person likes that!

Yang terpenting dalam hidup adalah bagaimana berperilaku positif dan bermanfaat untuk sekitar, entah itu kondisinya aku dimanfaatkan orang lain atau sejenisnya, yang penting aku percaya Allah itu ada. Dia gak tidur dan gak buta, so.. Apa yang kamu lakukan saat ini padaku, akan berbalik karma entah itu padamu atau anak cucumu kelak.

Aku gak sedang menyumpah serapahkan itu, tapi sungguh aku gak ikhlas dunia akhirat, aku sudah diperlakukan seperti itu.

Yaa.. Karena aku teristimewa. Dan karena Dia bukan Aku.

Woman Tech

A: Mil, ada loker gak?
Me: Wah.. Udh cari loker aja.. Mau jadi programmer?
A: Ogah mil, kasian ntr anakku..

Menjadi seorang Woman Tech memang agak agak gampang-gampang susah. Apalagi orang seperti saya yang mood nya berubah-ubah. Malesan iya, realistis perlu, apalagi kritis. Ketika mood saya baik, saya akan lebih mudah mencerna apapun termasuk makanan. *iyalah 😀

Saya tipikal orang mau mengambil resiko. Karena saya selalu berfikir, gak ada yg bisa didalam perut ibu. Bahkan seorang anak kecilpun harus belajar bagaimana bicara dan berjalan kan?

Ya.. Masalah anak dan menjadi Woman Tech. Entah apa yang akan terjadi pada saya besok, yg penting saya sudah mencoba apa yang saya mau lakukan hari ini. keep simple and consist 🙂

*random think in the evening*

New Year 2015, Better life

Yesss! I’d succeed not to make resolution in 2014’s year :D. Bukan berarti saya sibuk aka malas untuk membuat harapan di setiap tahunnya. Tapi saya hendak belajar bagaimana saya bisa hidup tanpa TASK LIST. Yes, its so freedom to be me! #ngeyel

Flashback satu tahun ke belakang :
1. Bulan Januari : Pindah kerja, Ngetrip ke Baduy, Sidang skripsi di kampus.
2. Bulan Februari : Daily rituals, aktif ngeblog dan komunitas
3. Bulan Maret : Sibuk ngurus wisuda dan persiapan wisuda
4. Bulan April : Wisuda
5. Bulan Mei : Daily rituals
6. Bulan Juni : My Birthday. Something special cause my momi gather it 🙂 dikasih kado sama fajar (adekku yang paling cakep) 😀
7. Bulan Juli : Mengundurkan diri dari PT inisial M. Hope it is the best decision i made.
8. Bulan Agustus : Ngetrip ke Tebing Keraton, dsk. Kenal teman baru.. Semuanya baru deh. Eh baju sepatu nggak tuh :))
9. Bulan September : work anniversary
10. Bulan Oktober : Fajar, Chika dan Blog ulang tahun. Alhmdulilah masih bisa berbagi.
11. Bulan November : Mulai branding new product. Hope it will more benefit and luck in next year.
12. Bulan Desember : Dapet  bonus akhir tahun *gak penting bgt di expose :)))))))

So, what next resolutions?
1. I want to keep my heart for anyone. *susyah bgt buat belajar gak gampang respect sama orang.
2. Meningkatkan kedekatan denganNya. Sang pencipta seluruh alam.
3. Mensejahterakan orang tua
4. Memajukan usaha, mencapai apa yang diinginkan dalam rejeki.
5. Membuat galery
6. Melanjutkan studi (semoga Allah berkenan)
7. Focus carrier & study anymore!

Basically routine will be loop back 😀 Nikmati sajaa selagi masih single, saya gak tau kejadian dan peristiwa yang terjadi di depan. Semoga Allah berkenan atas harapan-harapan perbaikan diri kita. Happy New Year!

Strong

Mungkin, orang akan melihat aku sebagai seorang wanita kuat yg bisa menghadapi ini semua sendirian. Sungguh, aku hanya berdoa pada Allah janganlah dia memberikan masalah tentang HATI dan PERASAAN padaku.

Mungkin ini udh konsekuensiku yang harus aku ambil dari awal, kenapa aku mau untuk satu kantor dengan MANTANKU sendiri. Aku pikir aku udah bisa move on. Karena gak mungkin aku tetap mencintai orang yang gak layak aku cintai. Iya.. Kamu sudah punya istri.

Setahun telah kujalani. Dan gak ada masalah. Aku gak menyimpan perasaan apapun kok semenjak aku tau kamu sudah nikah.

Aku nyaman bareng sama kamu. That is as a closest friend. Bilang saja aku cewk gak baik karena mau diajak jalan suami orang. Hey.. We hangout just as a friend, not anymore.

You ask to me to meet a night with you. Aku mau karena aku pikir apa salahnya aku jalan sama kamu. Di mobil pun kamu bisa bercandain aku seperti biasanya. Seperti kita tidak sadar bahwa kita pernah menjalin hubungan yg sangat dekat dibandingkan hanya menjadi sahabat.

Kamu selalu bilang, mulailah membiasakan diri dengan tidak membohongi diri sendiri. Aku bertanya: maksdnya?

Belajar untuk lebih berbicara pada diri sendiri, apakah itu baik untukmu atau itu hanya keinginan emosi saja?

Aku gak tau maksdnya dia seperti apa, mungkin dia juga memang tau kalau aku juga berniat untuk resign dari kantor ini. Jujur, kalau bukan dia yang meminta aku masuk ke kantor ini, aku gak bakalan mau terima kerja disini. Begitupun sebaliknya dia. Jika aku tidak kerja disini, dia udah jauh-jauh hari resign dari kantor ini. Kita sama-sama masih ingin bersama. Tapi takdirlah yang tidak memungkinkan.

Terkadang, aku mengumpamakan diriku sendiri sebagai orang yg terus berjalan diatas muka bumi ini. Banyak hal yang telah terjadi di belakangku. Tapi aku harus tetap menjalani hidup. Toh ada atau tidak adanya dia (orang yang berpengaruh) kehidupan masih akan terus berjalan sebagai mana ketentuanNya. Apalagi dia.. Yg jelas-jelas bukan jodohku. Heehe

Aku hanya berdoa, supaya kamu selalu bahagia menjalani hidupmu. Aku juga berdoa untuk diriku sendiri, semoga Allah memberkahi kehidupanku, kehidupan orang-orang yg mencintaiku dan yang aku cintai. Semoga ketika saatnya nanti, kita bisa berjumpa dengan canda tawa yang indah di kehidupan kita yang lebih baik 🙂

Terima kasih sudah pernah menjadi bagian di hidupku. Sudah mewarnai hari-hariku yg indah.. Yg tidak akan pernah bisa aku lupakan seumur hidupku 🙂 i love you but it just as you are my friend 🙂