First Allah, then Allah, so Allah

Entah berapa banyak air mata yg sudah keluar malam ini. Ya.. I’m crying. Hingga saat postingan ini di ketik pun, air masih keluar dari pelupuk mata.

Mr. O, mungkin sudah sering aku ceritakan semua tentang dia disini. Tiba-tiba beliau comment mengenai status di BBM ku malam ini. Kontroversial? Yes!

Harusnya gak aku ceritakan di postingan kali ini. Karena sebenarnya aku tidak mau mengungkit sesuatu hal yang tidak pernah aku tau penyelesaiannya seperti apa. Aku… Dulu yang memang berharap banyak sama kamu tapi gak pernah kamu balas. Tapi.. Tiba-tiba kamu memberitahukan sesuatu yang tidak pernah aku duga sebelumnya malam ini.

Sedih? Ya!

Kamu ingat tidak, ketika kamu ditinggalkan sahabatmu menikah? Atau ketika kamu di fitnah sama mantanmu dan ibunya? Bukankah aku tau masalah itu?! Sudah berapa banyak kamu melibatkan aku di kehidupanmu?

Sedih rasanya jika ingat. Aku selalu merasakan apa yang kamu rasakan saat itu. Hinggaa…. Kamu tau kapan?

Ketika aku sudah lelah untuk terus tau tentang kehidupanmu. Mungkin kamu akan merasakan aku telah meninggalkanmu. Iya. Benar!

Aku gak mau terus berharap. Aku sadar se-sadar2nya kalau aku bukan orang yang kamu inginkan. Mustahil lah untuk bisa terus bersama denganmu.

Aku gak cantik, apalagi jauh dari kata menarik. Aku juga tau lingkunganmu selalu berada diantara wanita-wanita cantik. Oh iya, mungkin aku juga merasa capek sudah dicemburui teman-teman sekelas gara-gara kamu selalu dekat dgku. Biarlah.. Itu menjadi masa laluku yang indah karena aku sudah pernah menjadi bagian di hidupmu.

Kamu selalu ada dipikiranku selama ini. Dan masih ada di doaku~

Sebagaimana telah kamu sampaikan bahwa aku adalah wanita yang tak tergantikan selama ini dihatimu~

Well, sekali lagi dan untuk berkali-kali. Aku gak akan pernah berharap sama makhluk. Jika memang salah satu dari beribu macam manusia di muka bumi ini adalah jodohku, dia akan dengan mudah mengupayakannya kok ;). Cukuplah Allah pemberi harapanku. Cukuplah Allah pemegang hati ini dan seluruh jiwa ragaku.

Aku akan mempertahankan keyakinan ini hanya untuk orang yang benar-benar mau mempertahankanku dengan sepenuh jiwa raganya. Dia yang selalu mengupayakan kebersamaan denganku untuk selalu mengharapkan ridhoNya. Dia yg memang mempunyai rusuk yang aku ambil untuk melengkapinya didalam tubuh ini~

Aku gak butuh yang sempurna. Aku gak butuh yang cakep apalagi ganteng. Yang aku butuhkan adalah orang baik, dari keturunan baik-baik, dilebihkan ketakwaannya kepada Allah dan dilebihkan hartanya didunia untuk membelanjakannya di jalan Allah.

Cukuplah Allah penghiburku disaat sedih, dan suka cita ku disaat senang 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s