Flowchart

Flowchart / Diagram Alur merupakan bagan yang menjelaskan tentang alur dari proses program atau masalah yang hendak diselesaikan. Bagan tersebut tentunya bagan yang merupakan simbol-simbol yang merupakan simbol dari flowchart. biasanya orang yang tidak mengerti tentang pemrograman pun, jika dia mengerti tentang flowchart dia akan sangat mengerti tentang program yang hendak dibuatnya. flowchart dibuat untuk memudahkan pengguna nya didalam memahami suatu konsep program atau permasalahan tertentu. tidak hanya untuk suatu program saja flowchart dapat juga digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah.

System Flowchart merupakan bagan yang menjelaskan urutan prosedur atau proses dari beberapa file didalam media tertentu.

Program Flowchart merupakan bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan proses didalam suatu program.

Simbol-Simbol yang sering digunakan didalam flowchart

Setelah kita mendapatkan flowchart atau diagram alur dari sebuah permasalahan atau study kasus, dengan sangat mudah kita bisa melanjutkan pada flow berikutnya yaitu membuat PSEUDO CODE. Pseudo code merupakan step-step atau langkah-langkah yang harus dan musti digunakan untuk mengimplementasikan apa yang dideskripsikan didalam flowchart didalam membuat suatu program. jadi pseudo code ini berfungsi sebagai logika dari bahasa pemrograman. pseudo code ini sangat berkaitan erat atau bahkan mungkin sangat dekat dengan syntax-syntax atau code-code pada bahasa pemrograman.

Case Study Flowchart

Dibaca :

Case Study dari flowchart diatas merupakan “Keperluan Pembuat untuk Membaca Buku”.

Step Pertama flowchart / Diagram Alur dimulai ditandai dengan simbol terminator “Mulai”

kemudian ada sebuah simbol decision yang menyatakan percabangan dan merupakan simbol untuk kondisi atau flag yang mendeskripsikan kriteria “Memerlukan Buku Bacaan?” jika jawaban nya “Tidak” maka program atau permasalahan akan berhenti pada saat itu juga, akan tetapi jika jawabannya “Ya” maka terdapat decision kembali untuk mendeskripsikan kondisi dengan kriteria “Beli Buku Bacaan?” yang memerlukan jawaban “Ya” atau “Tidak”. jika jawabannya “Ya” berarti si-pembuat flowchart mempunyai kebutuhan lain yaitu membeli buku bacaan. jika jawabannya “Tidak” maka si pembuat flowchart akan mencari alternatif lain supaya dia masih tetap bisa untuk membaca buku bacaan yang dia inginkan. yaitu salah satu caranya dengan “Pinjam” dan setelah peminjaman berhasil dilaksanakan oleh si pembuat flowchart disaat itulah si pembuat mendapatkan apa yang dia inginkan. yaitu “Membaca Buku Bacaan yang Dia Inginkan”.

Sumber : http://images.google.com

–Dhendaz–

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s